Wisata Suligi Hill Aliantan Rohul Masih Dipuncak Teratas Pada Nominasi API 2019

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.Com) - Kawasan Objek Wisata Suligi Hill, kini masih sebagai pemuncak pada Nominasi ajang bergengsi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 kategori Wisata Dataran Tinggi.

Agar bisa memenangkan Objek Wisata Suligi Hill pada ajang bergengsi tingkat Nasional API 2019 , dibutuhkan SMS sebanyak-banyaknya, mulai dari  Periode pemungutan suara (voting) SMS  pada 1 Juni 2019 sampai dengan  31 Oktober 2019.

Dikui Kepala Dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Rohul, Drs. Yusmar, M.Si‎, dirinya sangat terima kasih kepada masyarakat Riau dan kabupaten Rohul, yang sudah mendukung Objek wisata dataran tinggi Suligi Hill di Desa aliantan, agar menjadi jawara di ajang API 2019.

"Untuk periode Juli dan Agustus,  kita berhasil jadi yang pertama dengan memperoleh 52,60  persen, hasil ini meningkat dibanding pada Agustus , Suligi Hill berada di  posisi pertama dengan persentase sekitar 44  persen," katanya, Kamis (5/9/2019)

Ditambahakannya, dengan Suligi Hill telah menempati posisi teratas pada Juli, dan Agustus, tentunya ini tidak terlepas dari dukungan Bupati Rohul, H. Sukiman, Sekda Rohul, H. Abdul Haris, serta GenPi yag terus menerus mempromosikan Suligi Hill melalui radio, media sosial, Istagram, youtube, dan tak ketinggalan rekan-rekan Media Massa.

Suligi Hill menjadi yang teratas disusul kawasan wisata Baturaden, kabupaten Banyumas, dengan perolehan 27,33 persen  yang sebelumnya berada di posisi atas.

Meskipun  Suligi Hill berada di peringkat pertama , Yusmar masih  meminta ke seluruh lapisan masyarakat, provinsi Riau, Rohul, bahkan pulau Sumatra untuk tetap ikut memberikan dukunganya, agar Suligi Hill bisa tetap berada di peringkat pertama, hingga Oktober mendatang. 

"Kalau dilihat di bulan pertama ini, kita masih kalah jauh dengan yang peringat pertama, namun alhamdullah Suligi Hill bisa jadi yang teratas pada penilaian Juli di  API 2019, dengan kategori dataran tinggi," harapnya. ‎

Yusmar menjelaskan, masih ada sekitar 1 bulan lagi untuk menjadikan suligi hill tetap menjadi yang terbaik, sehingga Suligi Hill menjadi pemenang.

Ditanya langkah agar tetap mempertahankan posisi teratas, Yusmar mengaku,  Pemkab Rohul juga sudah membuat langkah-langkah dengan membuat surat edaran bupati hingga ke desa-desa untuk dukungan.

Tambahnya, disetiap apel dan acara-acara lainya, baik Bupati maupun Sekda selalu meminta dukungan dari pegawai dan masyarakat yang ada di Rohul.

"Sementara, dari Desa Aliantan juga sudah berusaha melalui media sosial bakan dengan memberi potongan harga jika pengunjung memberi dukungan sebelum mendaki ke suligi hill," terangnya.

Yusmar berharap, dengan waktu yang kurang lebih dua  bulan lagi,  suligi hill tetap menjadi yang teratas, sehingga obje wisata Rohul, menjadi wisata nasional.

"Jangan lupa untuk mendukung Objek Wisata Suligi Hill dalam Nominasi API 2019 kategori Wisata Dataran Tinggi, dengan cara memilih Suligi Hill ketik API 10J kirim 99386, Periode pemungutan suara (voting) SMS telah dimulai pada 1 Juni 2019 sampai dengan 31 Oktober 2019. Like juga vidio ‎yutube suligi hill nya," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Aliantan M. Rois Zakaria SE mengucapkan puji syukur dan terima kasih kepada Bupati Rohul H. Sukiman Kadisparbud Rohul, Dispar Riau, GenPI Rohul, GenPI Riau, The Caretaker dan seluruh masyarakat Rohul, yang telah medukung Suligi Hill dalam ajang Nominasi API 2019.
 
"Berkat dukungan semua pihak, alhamdulillah Objek Wisata Suligi Hill 812 MDPL pada periode Juli Suligi Hill Aliantan sudah berada di peringkat Pertama Nasional, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Rohul dan Riau tetap konsisten memberikan dukungan, agar Suligi Hill menjadi Objek Wisata Nasional," harap Rois 
 
Untuk diketahui, Kategori Wisata Dataran Tinggi, Suligi Hill akan bersaing dengan nominasi dari Provinsi lainnya seperti Batu Runciang (Kota Sawahlunto), Bubit Bawang Bakung (Kab. Lampung Barat, Bukit Kaba (Kab. Rejang Lebong), Bukit Pulo Dua (Kab. Banggai), Buntu Liara (Kab. Mamasa), Desa Wisata Ngadas (Kab. Malang), Gunung Kerbau (Kab. Maluku Barat Daya), Kawasan Wisata Baturaden (Kab. Banyumas) dan Muntea Highland (Kab. Bantaeng). (Hen/Rhc)


Post Terkait