Tinjau Kerusakan Turap Sungai Muara Dilam, Sekda Upayakan Minta Bantuan Ke BWS Sumatera III

Kunto Darussalam (Rokanhulu.Com) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), H Abdul Haris SSos MSi, tinjau rusaknya turap Sungai Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, yang pernah dibangun melalui APBD Rohul tahun 2014 kini mengalami kerusakan cukup parah. 
 
Kerusakan turap sepanjang 100 meter jaadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Rohul, karena jarak bibir sungai dengan pemukiman, fasilitas ibadah cukup dekat. Dikatakan Sekda Abdul Haris, meski sudah pernah dibangun sepanjang 100 meter, namun belum dapat meng cover kebutuhan sungai.
 
"Turap pernah dibangun belum dapat mengcover kebutuhannya. Itu diperlukan pembangunan ulang sepanjang 250 meter lagi. 100 meter ke arah atas sungai, dan 150 meter ke arah bawah sungai," ucap Sekda menjawab wartawan, Senin kemarin didampingi Kades Muara Dilam, Zulfikar SHi, Ketua BPD Desa Muara Dilam Amros dan Datuk Bendaharo Jasri, Selasa (30/7/2019) sore kemarin.
 
Sekda nenyatakan, persoalan turap di Desa Muara Dilam itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, selain untuk mengamankan lahan serta pemukiman yang berada di pinggiiran sungai. Jika turap dibangun dan dikelola dengan baik, bisa menjadi tempat rekreasi tingkat desa.
 
"Ini sebuah inovasi desa, bila turap dibangun dikelola sebaik mungkin bisa menjadi tempat rekreasi, ini juga bentuk inovasi desa," kat Sekda.
 
Diakui Sekda, pengerjaan turap sepanjang 250 meter tergolong besar, nantinya Pemerintah daerah akan berupaya meminta bantuan ke Balai Wilayah Sungai (BWS Sumatera III) sebagai perwakilan Kementrian PUPR di Provinsi Riau. 
 
"Kita upayakan bantuan dari balai sungai sebagai perwakilan kementrian di Provinsi, atau kita akan usulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)," sebut Sekda.
 
Sementara itu, Kepala Desa Muara Dilam Zulfikar SHi mengakui, sudah berulang kali mengajukan pembangunan ulang turap ke Dinas PUPR Kabupaten, namun belum dapat diakomodir.
 
Dia berharap, agar Sekda bisa jemput bola ke Balai Wilayah (BW) Sungai Sumatera III sebagai perwakilan Kementrian PUPR di Provinsi Riau atau usulan dana ke pusat, agar pembangunan turap ini bisa terealisasi.
 
" Tahun 2017 sampai tahun ini, pembangunan turap ini sudah berkali-kali kami ajukan ke Kabupaten. Karena hari ini bertepatan ada kunjungan Sekda, kami ajak langsung meninjau lokasi turap yang rusak," ujarnya. (Hen/Rhc)


Post Terkait