Tingkatkan Produksi dan Kualitas UMKM, BRI Cabang Pasir Pengaraian Gelar Literasi dan Inklusi Bagi Petani Gula Aren

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.Com) - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (Kanca) Pasir Pengaraian menggelar Literasi dan Inklusi Keuangan dalam rangka meningkatkan Produksi dan Komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gula Aren bagi Petani dan Gula Aren di Negeri Seribu Suluk.

Acara yang dipusatakan di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Kamis (5/9/2019) itu tampak juga dihadiri Kabag Bisnis Program BRI Kanwil Pekanbaru Firiani, Pimpinan Cabang BRI Pasir Pengaraian Yosef Mahardika, Funding Officer BRI Kanca Pasir Pengaraian Yasman Rizki, Karyawan/Karyawati BRI Kanca Pasir Pengaraian.

Kabag Bisnis Program BRI Kanwil Pekanbaru Firiani kepada wartawan, Kamis (5/9/201) mengatakan Potensi gula aren di Rohul sangat besar, tidak hanya dilevel nasional bahkan dunia internasional sangat membutuhkan, bahkan sekarang ini sudah sampai ke Arab Saudi dalam kemasan Brown Sugar Sachet.

"Jadi temen-temen petani gula aren ini harus disiapkan bahwa kualitas sangat penting dijaga termasuk juga kontinuitasnya sehingga dari penanaman dari awal itu sudah harus diperbaiki sehingga bisa memberikan kualitas yang terbaik," kata Firiani.

Untuk menjaga kualitas, Tambah Firiani, yang harus dilakukan pertama supaya kualitas itu secara kontinyu dan bisa memenuhi standar untuk internasional, jadi yang harus diperhatikan mulai dari penanaman dan pengadaan bibitnya.

"Mari kita jaga kualitasnya, kemudian perawatannya untuk tanaman itu juga harus kita Pastikan sesuai dengan standar,” kata Firiani

Untuk memberikan permodalan kepada petani Gula Aren, dikatakan Firiani BRI siap mensupport permodalan melalui Program pinjaman komersial seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES) 

"Kemudian kita juga membantu melalui pola kemitraan seperti dana CSR dan fasilitas untuk promosi hasil produksi," katanya

Firiani berharap pemasaran Produk-Produk dari Gula Aren ini bisa melalui toko oleh-oleh dan Media Sosial. Ia berharap kedepannya petani bisa mendapatkan akses yang terbaik untuk pemasaran, karena selama ini kesulitan petani adalah dalam hal pemasaran.

“Produksi nya memang sudah Oke, tapi pemasaran mereka kesulitan, sehingga nanti dengan adanya kita di sosial media kemudian dimedia yang lain itu bisa memfasilitasi untuk pengiriman fasilitas untuk pemasaran, melalui literasi keuangan ini kita bantu untuk memasarkan ke seluruh jaringan kerja dari seluruh Indonesia bahkan yang di Singapura dan di Hongkong,” katanya

Dikegiatan itu, Panitia juga membuat Kuis, bagi Komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah Gula Aren yang bisa menjawab pertanyaan, Panitia memberikan hadiah berupa 3 (Tiga) Waja besar dan 3 sendok. (Hen/Rhc)


Post Terkait