Rohul Akan Buka Seleksi CPNS 2018, Ini Yang Harus Dipersiapkan Masyarakat

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Kepala Badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), M. ‎Zaki mengaku Pemerintah Kabupaten Rohul akan menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Rohul.

Ia mengungkapkan, formasi CPNS untuk kabupaten Rohul, telah diterimanya dari pihak Kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan RB).

"Sudah kita terima dan segera akan kita laporkan kepada pak Bupati Rohul, H. Sukiman," katanya, Jumat  (7/9/2018). 

Zaki  menjelaskan, surat resmi dari Menpan RB telah diterima, terkait anggaran CPNS akan dianggarkan di APBD Perubahan 2018, terkait jumalah Formasi yang didapat, pihaknya belum bisa memberikan karena akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Bupati Rohul.

Untuk informasi CPNS, akan segera diinformasikan  kepada masyarakat baik melalui Website Resmi kabupaten Rohul, maupun media masa.

Diakuinya, terkait pendaftaran CPNS  akan dilakukan serentak di seluruh indonesia melalui portal  Resmi BKN, yakni, Sscn.bkn.go.id.

Diakuinya,  formasi CPNS yang diajukan terakhir, BKPP Rohul terakhir yakni 325,  dari jumlah formasi yang diajukan, 60 persennya merupakan tenaga pendidik, ‎30 persen tenaga kesehatan, dan sisanya 10 persen merupakan tenaga Teknis.

Zaki  mengaku, pengajuan terakhir  pihaknya juga sudah menjelaskan kepada Kementerian bahwa setiap tahunya PNS di Rohul yang pensiun sekitar 107 orang, dan Pemkab Rohul tidak melakukan penerimaan CPNS selama 2010.

"Untuk jumlah formasi belum bisa kita sampaikan, harus dilaporkan dulu kepada pak bupati, " ucapnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat yang ingin mengikuti CPNS agar segera mempersiapkan segala persyaratan, seperti legalisir Transkip Nilai, Ijazah, SKCK dan lain sebagainya.

Zaki juga menghimbau kepada masyarakat yang hendak mengikuti CPNS untuk belajar, karena proses ujian  akan menggunakan Computer assisted tes (CAT), ‎sehingga masyarakat harus terbiasa dengan komputer. 

"Hati-hati penipuan dan informasi Hoax dari situs-situs yang mengatasnamakan Kementerian, apalagi sampai meminta uang, karena CPNS tidak pernah dipungut biaya, kalau ada yang minta uang sudah jelas itu penipuan," pungkasnya. (Hen/Rhc)


Post Terkait