Peringkat Pertama Periode Juli 2019, Kadisparbud Rohul Minta Masyarakat Terus Dukung Suligi Hill di API 2019

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.Com) - Dengan masuknya Objek Wisata Suligi Hill sebagai nominasi diajang bergengsi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 kategori Wisata Dataran Tinggi, kini masih membutuhkan dukungan seluruh masyarakat Riau dan Rokan Hulu (Rohul) pada umumnya.
 
Karena, untuk bisa memenangkan Objek Wisata Suligi Hill di API 2019, dibutuhkan SMS sebanyak-banyaknya, mulai dari  Periode pemungutan suara (voting) SMS  pada 1 Juni 2019 sampai dengan  31 Oktober 2019.
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul Drs. Yusmar, M.Si ‎berterima kasih ke masyarakat Riau dan Rohul, yang sudah mendukung Objek wisata dataran tinggi Suligi Hill di Desa Aliantan. 
 
‎"Alhamdullah untuk periode bulan Juli kita berhasil jadi yang pertama dengan memperoleh 44,8 persen, hasil ini meningkat dibandingkan Juni Suligi Hill berada di posisi ke tiga dengan persentase 20,1 persen," kata Yusmar Selasa (6/8/2019) sore.
 
Tambah Yusmar, dengan Suligi Hill yang sudah menempati posisi teratas pada Juli, tentunya itu tak terlepas dari dukungan Bupati Rohul H. Sukiman, Sekda Rohul, H. Abdul Haris serta Genpi Rohul yang terus menerus mempromosikan Suligi Hill melalui radio, media sosial, Istagram, youtube, dan tak ketinggalan rekan-rekan Media Massa. 
 
Terang Yusmar lagi, Suligi Hill menjadi yang teratas disusul kawasan wisata Baturaden, kabupaten Banyumas dengan perolehan 27,8 persen  yang sebelumnya berada di posisi atas,  selanjutnya Muntea Highland kabupaten Bantaeng dengan mendapat 7,8 persen.
 
Walaupun Suligi Hill berada di peringkat pertama , Yusmar masih  meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, Provinsi Riau, Rohul, bahkan pulau Sumatra untuk tetap ikut memberikan dukunganya, agar Suligi Hill bisa tetap berada di peringkat pertama, hingga Oktober 2019 mendatang.  
 
"Kalau dilihat di bulan pertama, kita masih kalah jauh dengan yang peringat pertama, namun alhamdullah Suligi Hill bisa menjadi yang teratas pada penilaian Juli di  API 2019, dengan kategori dataran tinggi," harapnya. ‎
 
Yusmar menjelaskan, bahwa masih ada sekitar 2 bulan lagi untuk menjadikan Suligi Hill tetap menjadi  yang terbaik. Pemkab Rohul juga sudah membuat langkah-langkah dengan membuat surat edaran bupati hingga ke desa-desa untuk dukungan. 
 
Kemudian, di setiap apel dan acara-acara lainya, baik Bupati maupun Sekda selalu meminta dukungan dari pegawai dan masyarakat yang ada di Rohul.
 
"Sementara, dari Desa Aliantan juga sudah berusaha melalui media sosial bahkan dengan memberi potongan harga jika pengunjung memberi dukungan sebelum mendaki ke Suligi Hill," terangnya.
 
Yusmar berharap, dengan waktu yang kurang lebih dua bulan lagi,  Suligi Hill tetap menjadi yang teratas, sehingga obje wisata Rohul menjadi wisata Nasional.
 
‎"Jangan lupa mendukung Objek Wisata Suligi Hill dalam Nominasi API 2019 kategori Wisata Dataran Tinggi, dengan cara memilih Suligi Hill ketik API 10J kirim 99386, Periode pemungutan suara (voting) SMS telah dimulai pada 1 Juni 2019 sampai dengan 31 Oktober 2019. Like juga vidio ‎yutube Suligi Hill nya," ucapnya. 
 
Sementara itu, Kepala Desa Aliantan M. Rois Zakaria SE mengucapkan puji syukur dan terima kasih kepada Bupati Rohul H. Sukiman Kadisparbud Rohul, Dispar Riau, GenPI Rohul, GenPI Riau, The Caretaker dan seluruh masyarakat Rohul, yang telah medukung Suligi Hill dalam ajang Nominasi API 2019.
 
"Berkat dukungan semua pihak, alhamdulillah Objek Wisata Suligi Hill 812 MDPL pada periode Juli Suligi Hill Aliantan sudah berada di peringkat Pertama Nasional, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Rohul dan Riau tetap konsisten memberikan dukungan, agar Suligi Hill menjadi Objek Wisata Nasional," harap Rois  
 
Untuk diketahui, kategori Wisata Dataran Tinggi, Suligi Hill akan bersaing dengan nominasi dari Provinsi lainnya seperti Batu Runciang (Kota Sawahlunto), Bubit Bawang Bakung (Kab. Lampung Barat, Bukit Kaba (Kab. Rejang Lebong), Bukit Pulo Dua (Kab. Banggai), Buntu Liara (Kab. Mamasa), Desa Wisata Ngadas (Kab. Malang), Gunung Kerbau (Kab. Maluku Barat Daya), Kawasan Wisata Baturaden (Kab. Banyumas) dan Muntea Highland (Kab. Bantaeng). (Hen/Rhc)


Post Terkait