Perayaan Natal Marga-Marga Batak Se Desa Mahato Meriah, Togu Lumban Gaol : Momen Eratkan Tali Persaudaraan

Tambusai Utara (Rokanhulu.Com) – Perayaan Natal yang diikuti sebanyak 22 Marga Batak di Desa Mahato berlangsung meriah, Tokoh masyarakat Batak Togu Lumban Gaol berharap momen Perayaan Natal Marga-marga Batak se Desa Mahato untuk mengeratkan tali persaudraan untuk mewujudkan perdamaian diantara sesama umat beragama tanpa membedakan suku, ras dan agama.

Hal itu dikatakan Tokoh Masyarakat Togu Lumban Gaol, saat memberikan sambutan dalam rangka Perayaan Natal Marga-marga Batak se Desa Mahato, yang dipusatkan dilapangan Sepak Bola Simpang Tarigan, Desa Persiapan Sindur Jaya, Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul, Kamis (5/12/2019) sore.

Perayaan Natal Marga-Marga Batak Desa Mahato ini juga dihadiri Bupati Rohul H. Sukiman, Ketua TP PKK Rohul H. Sukiman, Anggota DPRD Riau Kelmi Amri SH, Anggota DPRD Rohul Sikfikal Lumban Gaol, Sejumlah Kepala OPD Rohul, Tokoh masyarakat batak Desa Mahato Togu Lumban Gaol, Pabung Kodim 031/KPR Kap Inf Yuhardi, Danramil 11 Tambusai Kapten Inf M. Fadhil, Camat Tambusai Utara Mastur S.Sos M.Si, Kapolsek Tambusai Utara AKP Nurman SH MH.

Selain itu, Kepala Desa Mahato Firiadi dan Kepala Desa di Kecamatan Tambusai Utara, Ketua Panitia st MD Sitompul, Ketua Lembaga Peduli Kasih seluruh  pendeta  GKPI, GBI, GPDI, HKBP, GPI dan jamaah masing - masing Gereja yang ada se Desa Mahato, tokoh pemuda dan seluruh marga - marga batak yang ada di Desa Mahato.

Pada kegiatan itu dengan mengusung Tema “Hendaklah kamu sehati sefikir dalam satu kasih satu jiwa satu tujuan, dengan Sub Tema : Melalui perayaan Natal, Marga-Marga Batak Desa Mahato Marilah Kita Eratkan Tali Persaudaraan dalam cinta kasih, menuju masyarakat yang dewasa dan mandiri untuk kehidupan yang layak.

Pada kesempatan itu, Tokoh Masyarakat Batak Togu Lumban Gaol mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sukiman, meski disela kesibukan menjalankan Pemerintahan, tapi menyempatkan datang menghadiri Perayaan Natal Marga-Marga Batak Se Desa Mahato.

"Saya mewakili marga batak se Desa Mahato mengapresiasi Bupati Sukiman dan rombongan untuk menyempatkan hadir, melalui momen perayaan Natal ini kami berharap marga-marga Batak yang ada di desa Mahato ini semua bersatu, seperti yang dikatakan orang-orang bijak bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, jadi walaupun kita kaum minoritas kita tetap bersatu biar punya kekuatan," katanya

Ia berharap kedatangan Bupati Rohul ke Desa Mahato memberikan dampak positif untuk pembangunan dan menyerap aspirasi masyarakat agar Desa Mahato ini menjadi desa yang sama dan sejajar dengan desa-desa yang sudah maju di Rohul.

Togu Lumban Gaol yang pernah mendapat penghargaan dibidang Pendidikan ini juga berharap kepada Bupati Rohul untuk mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 5 (lima) Gereja di Desa Mahato. Karena umat kristiani yang ada di Riau khususnya Rohul merupakan kaum minoritas tetapi dapat diberikan keadilan bagi warga minoritas. Dengan adanya IMB tersebut, gereja-gereja di Mahato mendapat legalitas agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari.

“Karena kami kaum minoritas ingin mendapat keadilan yang sama, kami minta diperhatikan jugalah, karena yang kita takutkan seperti sekarang ini banyak penertiban bangunan, terutama rumah ibadah, karena selalu saya lihat sasaran penertiban itu di daerah-daerah lain adalah gereja, jadi mendapatkan izin IMB gereja ini sangat penting sekali,” kata Lumban Gaol

“Kedepannya kita tidak bisa kita prediksi, dalam arti apabila terjadi nanti penertiban bangunan ya kami tidak rela gereja kami digusur, ditutup atau di bongkar, selain itu izin Lembaga Adat Peduli Kasih karena saat ini cakupannya tidak skala Desa Mahato saja tapi mencakup seluruh wilayah Kecamatan Tambusai Utara,” pintanya

Togu Lumban Gaol mengharapkan acara ini kedepannya semakin ditingkatkan dan semakin meriah, dengan tujuan membentuk perdamaian diantara sesama umat beragama tidak membedakan suku, ras dan agama.

Selain itu, Lumban Gaol juga berharap kepada Pemkab Rohul untuk dibangun Tower jaringan telekomunikasi, berkat perintisan dan terobosan yang dilakukannya selama ini telah berbuah hasil, namun masih banyak lagi daerah-daerah di Mahato belum dapat sinyal jaringan telekomunikasi.

Sementara itu, Bupati Rohul H. Sukiman dalam sambuatannya mengatakan Atas nama Pemkab Rohul, Ia mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani di Desa Mahato, dengan momentum perayaan Natal ini bisa membawa kedamaian dan kebahagiaan dan kesejahteraan seluruh masyarakat.

"Ini sebuah harapan baru untuk hari esok yang lebih baik, sudah sepantasnya kita bersyukur atas kerukunan umat beragama yang sangat harmonis. Saya ini mantan Tentara, kita tahu dari sabang sampai merauke itu berbagai suku, ras, agama dan bahasa, tapi kita tetap satu," kata Sukiman

Tambah Bupati Sukiman, Ia mengajak masyarakat dari marga-marga Batak saatnya membangun dengan kebersamaan penuh toleransi dan saling menghargai satu dengan yang lainnya. Dengan demikian dapat memahami tentang kebersamaan dan keberagaman, walaupun berbeda tetapi bersatu untuk membangun peradaban yang patut dihormati.

"Karena Prinsip hidup dalam keberagaman dalam bingkai NKRI, walau berbeda agama, suku dan bahasa dan budaya kita ini adalah bhineka tunggal ika, melalui momen perayaan natal ini tercipta suasana yang aman, tentram, rukun dan damai, masyarakat kita semua bergandegan tangan bergotong royong dan berdaya saing untuk membangunan Rohul yang kita cintai ini," harap Sukiman

Melalui momen tersebut, Ia berharap umat kristiani dapat merefleksikan kasih tuhan dalam sehari-hari dan dapat membawa semangat kebersamaan dan toleransi antar sesama pemeluk agama yang lain, dengan tujuan yang sama untuk membangun Rohul yang lebih maju.

"Kegiatan ini momentum untuk membangun kebersamaan, menciptakan kedamaian dan kesejukan dalam bermasyarakat, kebersamaan dan toleransi yang terjalin sejak dulu ini tidak terlepas dari peran pemuka agama yang ikut menciptakan kedamaian dan kesejukan dengan tujuan bersama membangun Rohul," ujarnya

Menanggapi permintaan masyarakat terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 5 (lima) gereja di Mahato, Bupati Sukiman menjelaskan asalkan memenuhi syarat dan ketentuan yang ada, semuanya akan berjalan dengan baik. Karena

"Jika memenuhi persyaratan, akan kita berikan izinnya," katanya

Dihadapan masyarakat Mahato khususnya marga Batak, Bupati menyampaikan program Pemkab yang sudah terlaksana, selain program-program pro rakyat yang telah berjalan baik seperti disektor infrastruktur, keagamaan, kesehatan, pendidikan dan sosial serta permintaan tower jaringan, sebanyak 8 tower termasuk daerah perbatasan sudah kita ajukan ke Kementerian,” kata Sukiman. (Rhc)


Post Terkait