Pencanangan Bhakti Sosial PKK KKBPK Kesehatan di Desa Sialang Jaya, Bupati : Momentum Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

 
Pasir Pengaraian (Rokanhulu.Com) - Dengan ditetapkannya sebagai Desa Binaan untuk mewujudkan masyarakat bersih dan sehat, Pada Selasa (10/12/2019), Tim Penilai dari Pemprov melakukan Penilaian Pencanangan dan Bhakti Sosial Hari Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan, di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Rohul.
 
Kedatangan Tim Penilai dari Pemprov Riau bersama Bupati Rohul dan rombongan disambut dengan Kesenian adat budaya Mandailing Manortor.
 
Kegiatan dengan mengusung Tema "Kita gerakkan Keluarga dan masyarakat hidup sehat menunu Indonesia Sejahtera" itu dihadiri Bupati Rohul H. Sukiman, Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, Forkompinda, Kepala Dinas Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Rohul, Ketua DWP Rohul Hj Neti Herawati, Camat, Kades, Pengurus PKK Rohul dan Kecamatan, Tim Penilai Perwakilan BKKBN Riau Supriyadi.
 
Bupati Rohul H. Sukiman dalam sambutannya megatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  menyambut baik dan mendukung sepenuhnya Pencanangan dan Bhakti Sosial Hari Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan Tingkat Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2019.
 
"Pemerintah Kabupaten Rohul menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Pencanangan dan Bhakti Sosial Hari Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan yang hari ini kita canangkan pelaksanaannya untuk tingkat Provinsi Riau tahun 2019," katanya
 
Sebagai bentuk dukungan Pemkab, Bupati Sukiman telah menginstruksi kepada seluruh OPD terlibat dalam mensuskseskan Pencanangan dan Bhakti Sosial Hari Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan, karena hakekat dan momentum pencanangan ini untuk mewujudkan masyarakat hidup sehat, sehingga dapat mencapai keluarga yang dicita-citakan.
 
"Terlaksananya Penilaian Pencanangan dan Bhakti Sosial Hari Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan ini berkat dukungan seluruh OPD dan kesungguhan ibu-ibu Pengurus PKK untuk mewujudkan level keluarga sehat dan sejahtera.
 
Orang nomor satu di Rohul ini mengajak untuk secara bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan keluarga, membangun semangat kebersamaan dan gotong royong guna terwujudnya Rohul Sejahtera dan Maju
 
"Harapan dilakanakan Pencanangan dan Bhakti Sosial Hari Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan yang ditunjuk Provinsi Riau di Desa Sialang Jaya, diharapkan juga Desa-Desa lain di Rohul juga bisa dilaksanakan, karena hari ini juga dihadiri Camat dan Kades, dengan untuk mewujudkan masyarakat hidup bersih dan sehat," harap Sukiman
 
Sementara itu, Ketua TP PKK Rohul Hj Peni mengatakan Desa sialang Jaya yang merupakan salah satu contoh Desa program binaan KB Kes di Rohul dalam rangka penilaian Pencanangan dan Bhakti Sosial Hari Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan 
 
"Pada tahun ini kita telah melaksanakan Program Gerakkan masyarakat hidup sehat (Gemas) menuju Indonesia Sehat Sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, PKK Rohul berupaya ikut andil dalam mensejahterakan masyarakat yang ada di Rohul, kami akan teruskan dari satu desa ke desa yang lainnya," kata Hj Peni
 
Hj Peni mengaku mengusulkan beberapa desa untuk ikut lomba ini dan usulan Pemkab Rohul mendapatkan respon dari provinsi Riau dengan menetapkan Desa Sialang Jaya untuk dijadikan sebagai Desa binaan oleh provinsi Riau.
 
"Dengan ditetapkan sebagai Desa Binaan oleh Pemprov, maka daya dan upaya dengan OPD dan stakeholder terkait saling bekerja sama mewujudkan masyarakat Desa Sialang Jaya menjadi desa yang mandiri sehat dan bersihdi Provinsi Riau" kata Hj Peni
 
"Kami ucapkan terima kasih kepada yang telah memberikan dukungan dan binaan kepada masyarakat Desa Sialang Jaya terutama telah memberikan masyarakat edukasi tentang pola hidup sehat dan pola bersih, dari jumlah pendudukDesa Sialang Jaya sebanyak 330 KK ternyata 100 KK belum mempunyai jamban,"
 
"Dengan upaya serta keterbatasan yang ada Alhamdulillah saat ini di setiap rumah penduduk di Desa Sialang Jaya sudah mempunyai jamban sehat juga sudah dilengkapi dengan tanaman obat-obatan, sayur mayur yang ditanam di pekarangan rumah penduduk," katanya
 
Tambah Hj Peni, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang Mandiri, makanya masyarakat dibina dengan keterampilan menganyam bambu yang saat ini telah berkembang dan telah dipasarkan di beberapa tempat bahkan sudah merambah pasar ke tingkat Provinsi.
 
"Terima kasih pak Bupati yang ikut bergotong royong dengan masyarakat menuju mayarakat yang bersih dan sehat, kami sampaikan melalui kegiatan Kesatuan gerak PKK KKBPK kesehatan ada beberapa hal yang telah kita capai namun masih memerlukan kontribusi yang nyata terhadap pelayanan KB dan Kesehatan baik yang dilakukan melalui kelompok Dasawisma," 
 
"Selain itu Posyandu, Puskesmas Pembantu, KB Desa, Poskesdes, Poskesdus maupun Fasilitas Kesehatan lainnya terutama kita prioritaskan Kampung KB tertinggal, ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran serta pria dalam program KB serta keadilan dan kesetaraan gender di masyarakat,"
 
"Kami sangat berharap bapak-ibu tim juri dapat memberikan penilaian secara objektif dan dapat melihat secara langsung tentang perubahan yang terjadi di Desa sialang Jaya ini," harap Ketua PMI Rohul ini.
 
Ketua Tim Penilai Supriyadi mengatakan  Pencanangan dan Bhakti Sosial bertujuan mewujudkan masyarakat Hidup Sehat menuju Indonesia Sejahtera.
 
"Kita menyadari bahwa sebetulnya peran PKK sesuai dengan lirik lagu Mars PKK itu sepertinya sudah ada 10 program pokok PKK terus ada 4 Program KB, jadi kalau kemudian PKK sudah menjalankan yang dinyanyikan PKK itu berarti sudah sangat luar biasa, kita apresiasi sekali," kata Supriyadi
 
Tambah Supriyadi, Peran PKK dari hari ke hari ini bukan hanya sekedar 10 pokok program PKK, tapi terus bergerak disektor Posyandu dan pengembangan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat.
 
"Tantangan yang semakin besar bagu peran kader-kader PKK makin beragam selain juga mengurusi Bina Keluarga, Balita juga ada program mengenai Ibu kelas hamil untuk menurunkan angka stunting itu pencegahan dan deteksi dini penyakit menular dan pendidikan lanjut usia, Pendidikan Anak Usia Dini, Bina Keluarga lansia dan engajian yang disertai dengan pembinaan pembinaan pembangunan keluarga usia produktif," kata Supriyadi
 
"Kami harapkan juga Ibu PKK bisa berperan pada penurunan angka stunting, kenakalan remaja dan sebagaimana tantangan di era revolusi 4.0 makin nyata gitu, jadi meskipun program-program yang tadi sudah berhasil tapi tantangan-tantangan yang baru akan selalu muncul dan saya yakin seyakin-yakinnya itu bahwa ibu ibu-ibu PKK Rohul ini akan mampu mengatasi tersebut," Harap Supriyadi. (Adv/Pemkab Rohul)


Post Terkait