Kunker ke Desa Payung Sekaki, Bupati Sukiman Komit Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Tambusai (Rokanhulu.Com) - Manfaatkan momen kunjungan kerja (Kunker) Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman ke Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara, masyarakat Desa Payung Sekaki menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Seperti Jembatan Sungai Batang  Kumu sebagai akses vital penghubung antar desa.

Pernyataan itu dikatakan Kepala Desa Payung Sekaki Bambang Sudianto SH saat menyampaikan aspirasi masyarakat dan menyampaikan Laporan MPTB BUMDesa Sumber Mulya Desa Payung Sekaki, Selasa (18/2/2020) sore.

Selain dihadiri Bupati, dikegiatan itu dihadiri juga sejumlah kepala OPD seperti Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, Kadis DPMPD Rohul Margono S.Sos M.Si, Camat Tambusai Utara Mastur S.Sos M.Si, Kepala Desa Payung Sekaki Bambang Sudianto dan Kades se Kecamatan Tambusai Utara.

Diakui Bambang, ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sukiman yang telah memulai sejumlah pembangunan di Desa Payung Sekaki, terkait aspirasi masyarakat untuk pembangunan jembatan Batang Kumu, Ia berharap kepada Pemkab Rohul untuk merealisasikannya.

"Semoga jembatan batang kumu ini bisa terealisasi, karena jembatan ini sebagai akses masyarakat desa. Selain itu masyarakat berharap pengaspalan jalan desa payung sekaki karena ini keluhan dan aspirasi masyarakat, tadi pak Bupati dan rombongan melewati jalan bangun jaya menuju Payung Sekaki, jalannya sangat memprihatinkan," kata Bambang

Selain Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Bambang juga berharap kepada Bupati Rohul penetepan tapal batas desa Payung Sekai bisa terwujud, karena dengan adanya kejelasan tapal batas desa ini bisa mengetahui inventaris dan PPB bisa tercapai.

"Penyelesaian tapal batas desa ini menjadi urgens untuk diselesaikan.Selain itu masyarakat kami sebanyak 48 KK yang menempati lahan desa ini selama berpuluh tahun, minta kepastian hukum dalam hal penerbitan sertifikat lahan, agar bisa menghilang kecemasan masyarkat,"

Diakui Bambang, tahun 2019 masyarakat Payung Sekaki mendapatkan bantuan pembangunan jalan di sektor pertanian, tapi sampai saat ini belum ada kelanjutannya, ia berharap kepada Pemkab untuk meningkatkan pembangunan dibidang pertanian.

Selain itu, tambah Bambang, Dimasa kepemimpinannya kembali membangkitkan kesenian pencak silat dan kesenian kuda lumping.

Berdasarkan laporan MPTB BUMDesa Sumber Mulya Desa Payung Sekak terus berupaya membangkitkan oerekonomian masyarakat.

Ia menjelaskan, tahun pertama menjabat sebagai Kepala Desa, Bumdesa Fokus dalam program Pemberdayaan dan simpan pinjam.

"Sehingga Laba bersih Rp 99.190.000 ini dialkokasikan untuk PADes Rp 19.838.000, selebihnya untuk Cadangan Modal, Doorprize, dana sosial, Bantuan untuk rumah tangga miskin dan anak yatim," katanya

Ia menambahkan, untuk tahun 2020 ini BUMDesa Sumber Mulya menambahkan unit usaha baru seperti dibidang alat pertanian dan LPG. Dengan harapan bisa meringan beban memenuhi kebutuhan petani.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Tambusai Utara Cucu Kuswara berharap kepada Bupati Rohul untuk menghentikan penggalian pasir ilegal yang bisa merusak ekosistem dan merusak lingkungan.

"Kami harapkan kepada Bupati dan bapak yang berkepentingan untuk menghentikan penambangan pasir ilegal ini, karena bisa merusak sungai batang kumu. Selain itu PKS-PKS tidak membuang limbah, karena limbah ini mengandung zat kimia yang bisa merusak ikan, kami sebagai nelayan semakin susah mencari ikan," katanya

Menanggapi aspirasi masyarakat, Bupati Rohul H. Sukiman mengatakan Pemkab Rohul berupaya merealisasikan aspirasi masyarakat, meski keterbatasan kemampuan APBD, Pemkab akan membangun secara bertahap.

"Apa yang disampaikan pak Kades dan pak Cucu Kaswara terkait minta pembangunan Jembatan dan jalan, Pemkab komitmen dan berupaya membangun Jembatan gantung sungai batang kumu dan aspal," katanya

"Untuk membangun secara kesleuruhan tentunya APBD kita terbatas, apalagi kita membangun merata seluruh desa di Rohul, selama kepemimpinan saya selama 2 tahun ini kami telah membangun infrastruktur jalan sepanjang 164 KM," tambah Sukiman

Bupati Sukiman berpesan kepada masyarakat, jika jembatan tersebut terealisasi, masyarakat harus menjaga dan wujudkan rasa memiliki yang tinggi.

"Jika jembatan ini terealisasi, kendaraan yang melewati tidak boleh melebihi tonase, dengan harapan jembatan tersebut bisa tahan lama, Ikut rasa memiliki dan bertanggung jawab untuk memilihara," harap Sukiman.

Terkait 48 KK warga yang belum memiliki sertifikat lahan, Mantan Dandim Inhil ini berjanji akan mengurus dan akan berkoordinasi dengan BPN Rohul.

"Nanti saya urus ke BPN, Apalagi tahun 2025 tanah masyarakat itu sudah harus bersertifikat, Pak Camat dan Pak Kades bagi masyarakat yang belum memiliki sertifikat mohon didata, apa kekurangannya nanti  kita panggil BPN," katanya

Dikesempatan itu, Bupati Sukiman juga mengapresiasi BUMDesa Sumber Mulya yang terus berkembang dan berkontribusi meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Setiap hari saya mengikuti MPTB, setiap Bumdesa itu memilki modal yang sama tapi seiring berjalannya waktu memiliki SHU yang berbeda, ada perguliran dananya 5 M, 3 M dan 50 juta, kadang-kadang ada yang menyusut bahkan habis," kata Sukiman

Bupati Sukiman mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Pengurus Bumdesa, Pemanfaat, pengawas dan masyarakat telah berlaku jujur.

"Terima kasih kepada Pengurus, Pengawas dan masyarakat yang telah melaksanakan fungsinya dengan baik, jika semuanya berlaku jujur Bumdesa ini tidak akan bermasalah, Bumdes ini saya ucapkan terima kaish dan penghargaan setinggi-tingginya," kata Sukiman. (Hen/Rhc)


Post Terkait