Kadishub Rohul Buka Sosialisasi Keselamatan Dan Pelajar Pelopor Lalu Lintas

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.Com) - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sofwan membuka Sosialisasi Keselamatan dan pelajar Pelopor lalu lintas tingkat kabupaten Rohul tahun 2019. 
 
Kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan pelajar pelopor lalu lintas tingkat kabupaten Rohul ini diikuti oleh ratusan pelajar tingkat SLTA  di Kabupaten Rohul, yag dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu (7/8/2019), hingga Kamis (8/8/2019), di Hotel Sapadia, Pasir Pengaraian. 
 
Pembukaan Sosialisasi Keselamatan dan pelajar pelopor lalu lintas tingkat kabupaten Rohul, ditandai dengan pengalungan tanda peserta, yang dilakukan oleh Kadishub Rohul dan Kasat Lantas Polres Rohul. 
 
Di kesempatan tersebut, Sofwan mengungkapkan pelajar tingkat SLTA sangat pas menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, pasalnya pelajar ini lah bisa memberikan dampak positif bagi kawan dan lingkungannya. 
 
Tambah Sofwan, melalui Sosialisasi ini pihaknya akan memberikan  pengarahan baik  dari Dinas Perhubungan Provinsi maupun dari Satlantas Polres Rohul, berkaitan dengan tema "Leadership For Road Safety". 
 
Sofwan berharap, dengan adanya Sosialisasi ini, bisa mengeluarkan hasil yang baik terhadap para pelajar, misalnya Bagaimana berkendaraan yang baik, bagaimana agar keselamatan berkendara tetap terjaga. Dan yang terpenting, pelajar yang mengikuti kegiatan ini bisa menjadi pelopor keselamatan.
 
Bukan hanya itu saja, nantinya pelajar yang mengikuti sosialisasi ini akan dipilih sebanyak dua orang untuk menjadi pelajar pelopor keselamatan lalu lintas  perwakilan dari Rohul, untuk tingkatan Provinsi. 
 
‎"Kita berharap para pelajar yang mengikuti Sosialisasi ini bisa menjadi contoh di sekolahnya maupun di lingkungannya, sehingga keselamatan berkendaraan bisa tercipta," imbuhnya. 
 
Sofwan juga menyarankan bagi para pelajar yang mengikuti sosialisasi ini, bisa menularkan ilmunya kepada kawan-kawan lainnya melalui Smart Phone, sehingga pemahaman berlalu lintas yang benar bisa tersampaikan.
 
Sementara, Kasat Lantas Polres Rohul, AKP Irnanda Oktora mengaku, banyak terjadi laka lantas yang pelaku dan korbanya masih duduk dibangku sekolah terutama tingkat SLTA. 
 
"Laka lantas itu terjadi bisa dikarenakan kurang paham tata tertib lalu lintas, sehingga timbul pelanggaran yang menyebabkan laka lantas," jelasnya. 
 
AKP Irnanda mengaku, pemahaman berlalu lintas yang baik dan benar sangat diperlukan saat berkendara, untuk itulah, pelajar yang sudah cukup umur dan memiliki SIM bisa menjadi pelopor bagi kawan-kawanya. 
 
"Kita berharap pelajar yang mengikuti sosialisai ini bisa menularkan ilmunya kepada kawan-kawan lain, sehingga angka laka lantas bisa ditekan," pungkasnya. (Hen/Rhc)


Post Terkait