Istri Temukan Suami Tewas Tergantung di Ruang Tamu

Tambusai (Rokanhulu.Com) - Tangis sang istri pecah seketika melihat suami tercintanya sudah dalam konsisi tak bernyawa dan tergantung dengan sehelai kain panjang di ruang tamu rumahnya.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Sukadamai, Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Dimana, dalam kejadian ini, seorang Ibu Rumah Tangga bernama Nurlina (23) menemukan suaminya Yumanto (27) dalam kondidisi tergantung dengan sehelai kain panjang yang diikatkan di kayu pada plafon rumah.
 
Berdasarkan catatan Kepolisian, peristiwa gantung diri terjadi pada Ahad (15/12) di rumah kediaman pasangan suami istri Yumanto-Nurlina di Dusun Sukadamai, Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai.
 
Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, SIK melalui Paur Humas Ipda Feri Fadli, SH mengatakan, kejadian ini berawal pada Ahad sekitar pukul 10.00 WIB pagi, Nurlina sedang memainkan Handpone sambil baring-baring di kamarnya.
 
Tiba-tiba, pintu kamar dikunci oleh sang suami dari luar kamar. Nurlina pun tidak terlalu menghiraukan apa yang dilakukan suaminya, dan tetap bermain Handpone, karena dikira suaminya mengajak bercanda.
 
Namun, setelah sekian lama, Nurlina pun ingin keluar kamar, namun pintu kamar dalam keadaan terkunci. Nurlina pun memanggil sang suami berulang kali, namun tidak dijawab.
 
"Akhirnya pintu kamar dibuka paksa oleh Nurlina dengan cara mendobrak. Seteleh berhasil keluar, Nurlina mencari suaminya,"kata Ipda Feri, Senin (16/12).
 
Namun, alangkah kagetnya Nurlina ketika berhasil keluar dari kamar dan melihat suaminya telah tergantung menggunakan sehelai kain panjang yang diikatkan ke atap rumahnya.
 
"Melihat itu, Nurlina histeris dan langsung mencoba menyelamatkan suaminya dengan cara memeluk dan mengangkat bagian kakinya. Seketika itu juga, Nurlina memanggil warga sekitar untuk minta tolong,"ungkap Ipda Feri.
 
Setelah aparat Desa setempat mendatangi rumah dan membantu menurunkan korban, ternyata nyawa korban tidak tertolong lagi. Akhirnya, aparat setempat melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambusai.
 
"Sudah dilakukan olah TKP oleh anggota Polsek Tambusai dan korban murni gantung diri dengan sehelai kain panjang. Ini terlihat dari bekas di leher korban,"jelas Ipda Feri.
 
Setelah korban berhasil diturunkan, sambung Ipda Feri, pihak Polsek Tambusai menyarankan agar jenazah dilakukan otopsi. Namun keluarga korban menolak dan mengiklaskan kepergian korban. 
 
"Jenazah sudah dibawa ke ke kampung halaman korban yakni di Setabat, Sumut untuk dikebumikan,"tutup Ipda Feri.


Post Terkait