Hadiri Wisuda Akbar Angkatan Ke-II, Bupati Apresiasi Metode Penghafalan Alquran Rumah Tahfidz Kepenuhan

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.Com) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mensupport dan mendukung penuh, tokoh masyarakat, tokoh agama yang mendirikan rumah Tahfiz di kecamatan.

Karena saat ini, disejumlah kecamatan, sudah ada Rumah tahfiz Quran yang didirikan oleh tokoh masyarakat dan tokoh Agama, dalam rangka mendukung program magrib mengaji dan menghafal alquran.

“Kita harapkan, metode pembelajaran dan menghafal alquran yang diterapkan oleh Pembina Rumah Tahfiz Kecamatan Kepenuhan dapat dijadikan model bagi kecamatan lain untuk dikembangkan. Dengan harapan tahfiz quran yang ada di desa atau kelurahan  di kecamatan tersebut bisa hafal alquran,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman dalam sambutannya, saat menghadiri acara Wisuda Akbar Angkatan II Rumah Tahfiz Kecamatan Kepenuhan, Selasa (22/10/2019).

Pada Wisuda Akbar Rumah Tahfidz Kepenuhan Angkatan II ( Juz 1 dan Juz 30) dengan mengusung Tema Maju Dengan Quran, Mulia Bersama Quran dan mati bersama Quran"

 Dalam acara wisuda Akbar Rumah Tahfiz Kecamatan Kepenuhan itu, tampak juga dihadiri Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Kakan Kemenag Rohul Drs H Syahruddin MSy, Sekda Rohul H Abdul Haris Ssos MSi, Pembina Rumah Tahfiz Kecamatan Kepenuhan H Zulyadaini, Anggota DPRD Rohul Muhammad Ilham SP MM, Camat Kepenuhan T Habrizal, para kepala desa dan tokoh masyarakat serta orang tua dan 65 wisudawan.

Menurut Bupati, metode pembelajaran hafal alquran yang diterapkan rumah Tahfiz Kepenuhan sangat sederhana. Dimana santri tetap tinggal bersama dirumah orang tuanya, namun disaat masuknya waktu salat Magrib hingga Isya,  maupun usai salat Subuh para santri menghafal alquran di masjid ditempat tinggalnya.

‘’Kita sangat mengapresiasi Metode Penghafal Alquran Rumah Tahfidz Kepenuhan ini, Tugas kita kedepan bersama pendiri rumah tahfiz akan berpartisipasi untuk menyediakan ustad pengajar. Saya sudah instruksikan pak Sekda, agar para Camat se Rohul untuk dapat mendukung rumah tahfiz dalam rangka program magrib mengaji dan hafal alquran, dengan menghidupkan metode hafal alquran yang dilakukan Rumah Tahfiz Kepenuhan,’’ ujarnya

Diakuinya, para Tahfiz Quran yang diwisuda hari ini, dalam pembelajaran dan menghafal alquran berada di masjid-masjid terdekat dirumahnya. ‘’Metode pembelajaran hafal alquran di rumah Tahfiz

Kepenuhan ini, tidak mengganggu anak didik belajar di sekolah umum. Pulang dari sekolah, mereka  hafal alquran di masjid dekat rumah. Sedang  ustad  atau guru ngaji disediakan oleh beberapa tokoh masyarakat Kepenuhan,’’ katanya

Sementara itu, Pimpinan Rumah Tahfidz Kepenuhan H. Zulyadaini mengucapkan selamat kepada 65 Santri Rumah Tahfidz Kepenuhan yang telah diwisuda. Ia mengaku tujuan didirinya Rumah Tahfidz Kepenuhan ini, agar dimasa mendatang para penghafal al-qur’an ini akan berperan menjadi penerus bangsa ini.

“Metode Rumah Tahfidz Kepenuhan ini kita mengadopsi Program Magrib Mengaji yang diterapkan orang tua kita dulu, itu caranya mendidik kita, setiap Magrib kita mengaji. Jadi awal terbentuknya Rumah Tahfidz Kepenuhan ini setelah saya kumpulkan masyarakat dan akhir menyepakati, untuk mengkarantinakan guru-guru ke Bandung untuk belajar dengan Metode cepat menghafal Alquran, dengan biaya swadaya masyarakat,” ujarnya

Zul yang juga Ketua LAMR Rohul ini mengaku dukungan masyarakat dan wali murid terhadap Rumah Tahfidz Kepenuhan cukup tinggi, yang menjadi donatur dalam Wisuda Akbar Rumah Tahfidz Kepenuhan Angkatan II ( Juz 1 dan Juz 30).

“Ini juga tujuan kita mengundang Pak Bupati agar bisa hadir, untuk memberikan support  tentang buah pikiran seperti ini, tadi pak Bupati juga sudah menghimbau kepada Camat, agar melaksanakan metode cepat penghafal Alquran ini agar ada disetiap Kecamatan,” harapnya

Sementara itu, Kakan Kemenag Rohul Drs H Syahruddin MSy menyambut baik metoda pembelajaran alquran di rumah Tahfiz Kepenuhan ini, karena pola pembelajarannya cukup langka. Dalam artian, anak yang diwisuda, saat ditanya ayat dan halaman berapa yang dibaca, posisi dan disudut kanan dan kiri mereka tau.

‘’Para tahfiz yang diwisuda mereka hafal dan tau arti dan makna ayat yang dibacanya, tampa harus berpikir langsung menjelaskan halaman, pada baris sekian. Kita sangat mendukung pendirian rumah tahfiz di Kecamatan di Rohul,’’ tuturnya

Dirinya menekankan yang menjadi perhatian kedepan, bagaimana ketersedian tenaga pengajar tahfiz termasuk honor guru. Karena selama ini, tenaga honor pengajar  hanya diterima dari uang SP yang
dibayarkan wali murid atau sumbangan.

‘’Kita sarankan, mungkin pemerintah daerah bisa membuat kebijakan, setiap desa bisa mengalokasi anggaran untuk guru mengaji di dalam Alokasi Dana Desa. Memang kita melihat masih kekurangan tenaga pengajar, disamping bacaan tajuwid anak2 masih harus ditingkatkan. Karena kita yakin, tamatan rumah tahfiz selain mencetak hafiz sekaligus bisa menjadi imam ditengahn keluarga maupun imam masjid kedepannya,’’ tuturnya.

Diakhir acara, Bupati Sukiman menguji para Wisudawan dan Wisudawati untuk melanjutkan hafalan quran, Setiap Wisudawan dan Wisudawati yang diuji dengan sempurna dan lancar membaca Alquran. Berhasil dalam menguasai tahfidz Juz 1 dan 30, Bupati Sukiman memberikan hadiah kepada Wisudawan dan Wisudawati. (Hen/Rhc)


Post Terkait