Defisit Anggaran Ancam Ketersediaan Dana Pilkada Rohul, Ini Saran Ketua DPRD Rohul Untuk Pemkab Rohul

PASIRPENGARAIAN—-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Rokan hulu (Rohul) yang bakal di Helat pada tahun 2020 mendatang dipastikan menyedot anggaran daerah yang cukup besar.

 

Disisi lain, pemerintah daerah kini tengah mengalami defisit keuangan, dikarenakan tunda Bayar dana Bagi Hasil (DBH) Serta belum tercapainya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Kondisi Defisit Anggaran yang dialami pemkab Rohul tersebut, dikawatirkan banyak pihak, bakal menganggu Kesiapan Pelaksanaan Pesta Demokrasi 5 tahunan di Negeri Seribu Suluk ini.

 

Apalagi, di akhir masa jabatan, Bupati Rokan Hulu Sukiman juga butuh Anggaran Besar guna menuntaskan Visi dan Misinya dengan asa dapat melanjutkan masa kepemimimpinanya di priode Kedua.

 

Menyikapi Persoalan tersebut, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri meminta Pemkab Rohul agar benar-benar memperhatikan Aspek Ketersediaan Anggaran Pilkada Rohul ini dalam Penyusuanan KUA PPAS baik KUA-PPAS Perubahan 2019 maupun KUA-PPAS 2020.

 

Pria yang pada pemilu 2019 ini berhasil terpilih menjadi Anggota DPRD Riau tersebut berharap, dalam penyusunan APBD Perubahan 2019 nanti, Pemkab Rohul menghindari terjadinya tunda bayar kegiatan tahun 2019 yang akan menjadi beban keuangan daerah pada APBD 2020.

 

Dengan tidak adanya beban tunda bayar kegiatan 2019 di APBD 2020, diharapkan APBD Murni 2020 dapat maksimal mengakomodir Anggaran Pilkada yang besar dan tentunya menambah ruang gerak bupati dalam mewujudkan visi dan misi di waktu yang cukup terbatas.

 

“bagaimanapun di APBD perubahan 2019 ini, semaksimal mungkin harus diupayakan tidak muncul hutang tunda bayar di 2020. ini butuh kerjasama dan kerja keras dari anggota DPRD dan TAPD. Bagaimanapun caranya, kita akan upayakan APBD 2019 perubahan nanti, benar-benar memperhatikan aspek transisi dan Pilkada ” Cakap Ketua DPC Demokrat Rohul itu, Selasa (18/6/2019).

 

Untuk diketahui, KPU Rohul sudah mengajukan Anggaran Pilkada ke Pemkab Rohul sebesar Rp. 27 Miliar. Sementara Bawaslu Juga rencananya bakal mengusulkan Anggaran sebesar Rp.19 Miliar. Anggaran tersebut, belum termasuk anggaran pengamanan yang dibutuhkan Polres Rohul dan Des Pilkada yang berada di Kesbangpol Rohul yang saat ini tengah disusun di instansi masing-masing.  


Post Terkait