Cegah Virus Corona, Karang Taruna Bersama Pemdes Rantau Sakti Lakukan Penyemprotan dan Edukasi Warga Cara Membuat Disinfektan

Tambusai Utara (Rokanhulu.Com) – Sejak dikukuhkan Sekretaris Daerah (Sekda) pada Senin (16/3/2020) lalu, Pengurus Karang Taruna Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ikut berperan membantu Pemerintah Desa dalam upaya menangkal penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Desa Rantau Sakti Purwadi ST MM melalui Sekretaris Desa Yopi Setiawan S.Sy saat dihubungi Rokanhulu.Com, Kamis (26/3/2020) sore mengatakan pada Rabu (25/3/20220), Pemerintah Desa Rantau Sakti bersama Pengurus Karang Taruna Desa melakukan Disinfektan ke seluruh masjid, mushola, Pos Penjagaan Desa dan fasilitas umum di wilayah Desa Rantau Sakti.

“Langkah ini kita lakukan sebagai antisipasi terhadap penularan wabah virus corona dan sebagai aksi sosial Karang Taruna terhadap virus yang sedang mewabah saat ini. Selain menyemprotkan desinfektan, kami juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya virus corona, kegiatan ini kita lakukan secara swadaya kepemudaan,” kata Yopi Setiawan.

Tambah Yopi, Dalam waktu dekat Pemerintah Desa Rantau Sakti juga akan melakukan disinfektan di rumah-rumah warga, Kegiatan ini juga secara tidak langsng menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya mengantisipasi penularan Virus Corona.

“Kita Pemerintah Desa bersama Bhabinkamtibmas juga sudah keliling ditengah masyarakat dengan menggunakan pengeras suara untuk menyampaikan arahan dari Bupati Rohul H. Sukiman dan Kepala Desa Rantau Sakti terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas Yopi

Ketika ditanya jumlah OPD di Desa Rantau Sakti, diakui Yopi Pemdes Rantau Sakti sangat tanggap dengan pendatang baru atau warganya yang baru pulang dari luar daerah. Pasalnya, setiap warga baru  yang datang akan didata dan dilapor oleh RW/RT setempat.

“Karena kita tanggap dan respon terhadap warga datang dari luar daerah, kita langsung berkoordinasi dengan Bidan Desa untuk kemudian mendatangi rumah yang baru datang dari luar daerah tersebut, kemudian kita observasi dengan mengkarantina diri dirumahnya masing-masing selama 14 hari,” kata Yopi

“Jadi melalui himbauan kepada masyarakat, bagi warga melihat ada pendatang baru atau warga yang baru  pulang dari luar daerah melapor ke RT/RW setempat, jadi kita sudah dapat laporan terhadap bebrapa warga yang baru pulang dari Yogyakarta dan Medan,” terang Yopi

Yopi mengaku saat ini ada 7 ODP di Desa Rantau Sakti, baik itu dari laporan warga maupun RT/RW, Pemdes Rantau Sakti harus cepat tanggap dalam upaya pencegahan Covid-19. Ia mengakui dibeberapa  pertemuan dengan masyarakat telah mengimbau melakukan penyemprotan Disinfektan secara mandiri dan memberikan edukasi cara membuat disinfektan.

“Dari beberapa pertemuan yang kita lakukan bersama masyarakat, kita telah memberikan himbauan dan edukasi cara membuat Desinfektan, kemudian disemprotkan ditempat umum maupun dilingkungan tempat tinggal,” kata Yopi

Yopi menambahkan, Langkah cepat Pemerintah Desa Rantau Sakti dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 ini telah melakukan surat edaran dan pesan kewaspadaan, himbauan yang ditempel di Mesjid, Warung dan meminta warga mengurangi aktivitas diluar rumah.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Rantau Sakti Misno mengatakan Karang Taruna ikut berpartisipasi membantu  Pemerintah Desa Rantau  Sakti dan Pemkab Rohul Rohul dalam upaya pencegahan Pandemi Virus Corona.

“Kita ikut melakukan penyemprotan desinfektan untuk memutus mata rantai pennyebaran Covid-19, kita juga menghimbau agar warga senantiasa menjaga lingkungan melalui kerja bakti dan sosialisasi tentang pencegahan virus Corona,” kata Misno. (Hen/Rhc)


Post Terkait