Buka Unit Usaha Air Mineral Kemasan, Sekda Apresiasi Inovasi BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti

 
Tambusai Utara (Rokanhulu.Com) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti. Kecamatan Tambusai Utara terus bertekad dan berinovasi dalam membuka unit usaha baru, sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian desa yang dibentuk berdasarkan potensi yang ada di desanya.
 
Karena memiliki potensi sumber daya air yang bersih dan jernih, Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti pada tahun 2020 ini akan membuka unit usaha baru dibidang Air Mineral Kemasan.
 
Terobosan dan Inovasi yang dilakukan Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti itu mendapat dukungan dan apresiasi dari Sekretaris Daerah H. Abdul Haris S.Sos M.Si.
 
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah H. Abdul Haris S.Sos M.Si dalam sambutannya saat menghadiri MPTB BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kab. Rohul, Senin (16/3/2020).
 
Dikegiatan itu tampak juga dihadiri Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, Kadis DPMPD Rohul Margono M.Si, Kadisnakbun Rohul Agung, Kaban Kesbangpol Musri S.Sos, Ketua DWP Rohul Hj Neti Herawati, Camat Tambusai Utara Mastur S.Sos M.Si, Kepala Desa Rantau Sakti Purwadi ST, Kepala Desa Mahato Firiadi, Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki dan masyarakat Desa Rantau Sakti.
 
Tambah Sekda, karena eksistesi dari BUMdesa ini untuk meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan pendapatan asli desa, meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.
 
“Kami dari Pemkab Rohul terus mendorong dan mendukung BUMDesa Sumber Rejeki untuk terus berinovasi meningkatkan pengelolaan BUMDesa. Kami mengapresiasi Inovasi yang dilakukan Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti itu untuk membuka unit air mineral kemasan, dengan harapan BUMDesa ini bisa terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mewujudkan desa yang mandiri,” ujar Sekda
 
Sekda Abdul Haris juga mengaku bangga dengan dengan Perkembangan BUMDesa Sumber Rejeki, pasalnya dana yang bergulir saat ini telah mencapai Rp 441.860.000. “Ini prestasi yang membanggakan, kebanyakan BUMDes saat ini banyak yang tidak berhasil dalam mengelola BUMdes,” ujarnya
 
Jika ada penurunan ekonomi dan adanya tunggakan di Bumdesa, Sekda menyarankan kepada Bumdes untuk tidak memaksakan masyarakat untuk membayarnya, tapi buatlah strategi dengan cara persuasif kepada masyarakat pemanfaat Bumdes.
 
“Jika terjadi penurunan ekonomi, jangan memaksa masyarakat kita, buatlah rescedule penagihannya, karena mendirikan BUMdesa ini menjawab tantangan untuk menghindarkan dari para tengkulak dan koperasi dengan bunga yang tinggi. Dengan adanyanya Bumdesa ini bisa masyarakat bisa buka usaha Kedai, Usaha tempe dan usaha lainnya,” kata Sekda
 
Sementara itu, Kepala Desa Rantau Sakti Purwadi ST mengatakan tujuan untuk mendirikan Unit Usaha baru Air Mineral Kemasan, untuk mewujudkan BUMDesa Sumber Rejeki lebih maju dan berkembang kedepannya. Pembukaan unit usaha Air Mineral Kemasan juga untuk memenuhi kebutuhan air bersih siap minum untuk masyarakat Desa Rantau Sakti.
 
“Insyaallah diperkirakan bulan Juni 2020 ini Unit Usaha baru Air mineral kemasan sudah bisa beroperasi, karena saat ini alat untuk memproduksi Air Mineral Kemasan sudah dipesan. Tujuan kita membuka unit usaha baru dibidang air mineral kemasan ini menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan didukung dengan sumber daya  air yang bersih dan jernih di Desa  Rantau Sakti ini,” kata Purwadi
 
Tambah Purwadi, selain membuka unit usaha Air Mineral Kemasan, BUMDesa Suber Rejeki juga membuka Pangkalan Gas LPG. Ia berharap pengembangan BUMdesa kedepannya didukung seluruh masyarakat, aparat Desa dan para Nasabah. Dengan adanya pengembangan Bumdesa ini kedepannya berdampak pada peningkatan SHU dan perekonomian masyarakat.
 
“Seperti SHU pada tahun 2019 ini berjumlah Rp 45.214.902, yang dapat berkontribusi untuk Pendapatan Asli Desa Rp 4.521.490 serta dapat membantu rumah tangga miskin dan dana sosial, masing-masing juga mendapat Rp 4.521.490. Kami berharap dengan adanya membuka unit usaha baru ini bisa berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” harap Purwadi. (Hen/Rhc)


Post Terkait