Buka Seminar Nasional Himpaudi, Bupati Minta PAUD Beri Pemahaman Tentang Pancasila ke Anak Usia Dini

 
Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman meminta kepada seluruh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Rohul, menerapkan pemahaman tentang Pancasila kepada anak didiknya setiap hari.
 
Himbauan itu disampaikan Bupati Sukiman dalam sambutannya saat membuka ‎Seminar Nasional Penguatan Karakter Literasi dan PAUD Holistik Integratif (HI) se-Kabupaten Rohul tahun 2019 di Convention Hall Masjid Agung Pasir Pangaraian, Selasa (18/6/2019).
 
Seminar Nasional diprakarsai Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi)‎ Kabupaten Rohul, turut juga di hadiri Forkompinda, Bunda PAUD Rokan Hulu Hj. Peni Herawati, dan mendatangkan Praktisi PAUD Nasional Sinong Widodo.
 
Juga hadir sejumlah Kepala OPD,‎ para Camat, Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa, Pengurus Himpaudi Kabupaten Rokan Hulu, serta ratusan guru PAUD se-Kabupaten Rohul.
 
Diakui Bupati Sukiman, pemahaman Pancasila kepada anak usia dini diperlukan, sebab tidak sedikit anak-anak sekarang yang belum tahu apa itu Pancasila.
 
Diharapkan ke seluruh PAUD yang ada di Kabupaten Rohul memberikan pemahaman tentang Pancasila ke anak didiknya setiap harinya.
 
Diakuinya, dengan memberikan pemahaman tentang Pancasila sejak usia dini, seperti‎ dengan menyanyi Garuda Pancasila, tentunya anak-anak di Rohul pentingnya makna dan tidak lupa dengan Pancasila ke depannya, mengingat‎ semakin pesatnya kemajuan teknologi internet dan media sosial.
 
Bupati Sukiman menambahkan, diperlukan untuk menyampaikan tentang perlunya Pancasila kepada anak usia dini, termasuk lagu-lagu daerah.
 
"Gunanya untuk mencintai budaya kita. Dari kecil inilah dimulai, nanti kalau sudah besar sudah SMA sulit kita," ujarnya.
 
Bupati‎ Sukiman mengharapkan di Seminar Nasional yang masih bersempena HUT IGTKI-PGRI ke-69, perlunya diberikan pemahaman ilmu pengetahuan kepada anak-anak usia dini, dan perlunya pembentukan karakter melalui baca komik dan lagu (Komilag).
 
"Semua itu di dalam rangka meningkatkan kemampuan para Bunda-Bunda PAUD,‎ supaya dia dapat melakukan itu dengan baik," harap Bupati Sukiman.
 
"Tentunya bila tidak pemahaman atau instruktur narasumber yang datang dari pusat, apa yang disampaikan pemerintah pusat tidak akan sampai ke daerah," tambah Bupati.
 
Kemudian, melalui seminar Nasional tersebut, Bupati Rohul Sukiman mengharapkan narasumber dari pemerintah pusat untuk menyampaikan tentang cara meningkatkan karakter pada anak usia dini melalui membaca komik dan lagu, serta perlunya pemahaman tentang kepribadian
 
"Terakhir, melalui nyanyi anak-anak itu akan berkembang," ujarnya lagi.
 
Ditanya terkait sekitar 90 persen guru PAUD di Rohul yang masih tamatan setingkat SMA, seperti diungkapkan Ketua Panitia, Bupati Sukiman mengaku Pemkab Rohul terus melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
 
Diakui orang nomor satu di Kabupaten Rokan Hulu saat ini, peningkatan SDM bukan hanya terhadap tenaga pendidik saja‎, namun terhadap seluruh masyarakat Rohul, terutama masyarakat dari keluarga kurang mampu.
 
Dalam upaya peningkatan SDM, ungkap Bupati Sukiman, Pemkab Rohul sudah membangun kerjasama dengan Universitas Pasir Pengaraian (UPP), untuk melaksanakan perkuliahan di masing-masing kecamatan, seperti yang sudah diterapkan di Kecamatan Tambusai Utara dan Desa Air Panas Kecamatan Pendalian IV Koto.
 
"Semuanya itu kan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia, termasuk para guru-guru yang belum sarjana. Itu salah satu upaya kita meningkatkan sumber daya manusia dengan biaya murah, tanpa perlu ke Pekanbaru atau ke Pasir Pangaraian," pungkas Bupati Rohul H Sukiman.
 
Sementara itu, ‎Bunda PAUD Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, sekaligus Ketua Himpaudi Kabupaten Rohul mengatakan dewasa ini masyarakat semakin maju dan cerdas, pandangan‎ publik semakin kritis dan semakin berkembang, dampak dari dinamika pembangunan dan keterbukaan informasi.
 
Untuk itu, para tenaga pendidik anak usia dini harus cepat belajar‎ dan sensitif terhadap perkembangan kemajuan pendidikan, dalam dunia literasi anak usia dini. Ada aspek penting yang harus dikuasai oleh seorang guru PAUD, yakni aspek gerak dan buku.
 
"Dari aspek buku, metode pengajaran yang bisa dipilih salah satunya adalah metode Komik dan Lagu atau Komilag," jelas Peni Herawati yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul.
 
Guru PAUD di Kabupaten Rohul juga diharapkan Hj Peni harus terlibat secara terus menerus, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan realitas budaya sosial.
 
Diakuinya, Pemkab Rohul sangat mendukung seminar nasional tersebut, dan diharapkan para guru PAUD dapat menjadi pribadi‎ yang proaktif dan turut mengambil peran untuk memajukan pendidikan sejak dini, sebagai salah satu upaya untuk mempersiapkan generasi penerus yang dapat membawa kehidupan bangsa ke arah perbaikan dan bermartabat.
 
Selain itu, dalam mewujudkan perkembangan anak usia dini secara menyeluruh dan terintegrasi, maka pendidik harus mengetahui cara mengakses layanan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, perlindungan dari institusi atau lembaga yang tersedia, serta mewujudkan pendidikan yang mampu memperbaharui kemampuan dan pengetahuan tentang pengembangan holistik integratif.
 
Diseminar Nasional tersebut, dilakukan penandatangan MoU antara Himpaudi Rohul dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PMPD, Dinas Sosial, dan Kantor Kementrian Agama yang diharapkan dapat membantu perkembangan pendidikan PAUD yang ada di Kabupaten Rohul ke depannya. (ADV/Kominfo Rokan Hulu)


Post Terkait